Anyaman Bidai dari Desa Jagoi

Desa Jagoi – Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Provinsi Kalimantan Barat, menyimpan kaya akan potensi. Kerajinan tangan salah satu diantaranya anyaman tikar, yakni bidai. Selama ini banyak yang belum tahu bahwa bidai adalah hasil produk masyrakat perbatasan RI-Malaysia di Desa Jagoi.
 
Mungkin anda pernah melihat anyaman tikar, bahan bakunya terbuat dari bahan alami yaitu rutan dan kulit kayu, untuk pewarnanya digunakan daun kayu anyam.

Dengan bermacam jenis motif dan ukuran panjang lebarnya tergantung pada selera para pelangan. Tikar bidai adalah produk asli khas hasil para pengerajin masyrakat Desa Jagoi, yang diwarisi turuntemurun dari nenek moyang, jaman ke jaman hingga sampai saat ini.

Bide/kasah ( bidai) sebutan bahasa daerah desa jagoi. Zaman dulu tikar bidai di gunakan untuk alas tempat tidur, ruang tamu, menjemur padi, sahang, dan hasil pertani lainnya. Selain itu juga dijual untuk kebutuhan keluarga, Untuk pemasarannya, dijual ke negara tetangga, Serikin Serawak Malaysia, hingga saat ini.
 
Sekarang bahan bakunya sudah langka dan sulit untuk didapatkan, untuk mendapatkan bahan bakunya pun, pengusaha pengerajin membeli dengan cara memesan bahan baku dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Manfaatnya adalah sangat baik bagi kesehatan untuk gejala rematik. (Jibit Alpianto)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan