Desa Jagoi Tidak Ada RW? Begini Penjelasan Instruktur Pelatihan oleh Pemdes Bengkayang

Desa Jagoi Kecamatan Jagoi Babang. 06 Oktober 2017 – Kenapa Desa Jagoi Tidak Ada RW? Begini Penjelasan Instruktur Pelatihan oleh Pemdes Bengkayang.

Setelah diinformasikan jika ingin memekarkan RT maka masyarakat bersama dengan perangkat desa boleh membahas dan mengajukan kepada pihak kabupaten, namun walaupun sudah diajukan bukan berarti RT yang ingin dimekarkan tersebut akan pasti terlaksana saat itu juga, karena pihak kabupaten harus melakukan rincian dana bagi tahun selanjutnya apakah kabupaten sanggup untuk memberikan insentif bagi desa yang akan dimekarkan Dusun maupun RT-nya. Ada salah satu pertanyaan terkait yang menarik dari peserta pelatihan untuk dibahas, yaitu “kenapa Desa Jagoi tidak memiliki Ketua RW dan mereka tidak diberikan insentif sehingga mereka banyak yang mengeluh, kenapa status RW di KTP tidak dihapus? kata salah seorang peserta”.

Namun Instruktur (Pak Mulyono) kembali bertanya sebelum menjawab, apakah desa berani memberikan insentif bagi ketua RW jika tidak ada dasar peraturan yang mengatur? sehingga beberapa peserta pun langsung merespon mengatakan “Tidak“. Selanjutnya pihak instruktur menjawab Jabatan RW tersebut sebenarnya tersedia namun dikosongkan ketua RW-nya tidak ada pejabat yang mengisi sehingga status RW pada KTP tetap digunakan tidak perlu dihilangkan, karena belanja APBDesa pihak kabupaten Bengkayang tidak mencukupi untuk membayarkan insentif kepada para pejabat ketua RW.

Namun sejatinya desa jagoi memang tidak memiliki ketua RW yang menjabat. Seketika instruktur bertanya kepada bapak yang bertanya tersebut. Apakah desa jagoi masih memiliki ketua RW? kemudian bapak tersebut menjawab dan mengatakan tidak ada pak, hanya anggota Rw-nya aja. jawaban tersebut kemudian membuat tawa bagi semua peserta. 🙂

(hendrik)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan